Kebijakan publik tidak terjadi dalam ruang hampa. Analisis stakeholder membantu mengidentifikasi siapa saja pihak yang mendukung, menolak, atau terdampak oleh kebijakan. Dengan mengenal posisi dan kepentingan masing-masing, perumus kebijakan bisa menyusun strategi komunikasi, kolaborasi, atau mitigasi risiko sosial-politik yang lebih tepat.