Studi Kebijakan Publik

Multi-Criteria Analysis (MCA): Lebih dari Sekadar Uang

Tidak semua keputusan bisa ditakar dengan rupiah. MCA digunakan ketika kebijakan menyangkut berbagai aspek: ekonomi, sosial, lingkungan, hingga politik. Metode ini memberi bobot pada tiap kriteria, lalu mengevaluasi alternatif berdasarkan skor totalnya. Cocok untuk kebijakan kompleks seperti transportasi publik, energi terbarukan, atau reformasi pendidikan.

Multi-Criteria Analysis (MCA): Lebih dari Sekadar Uang Read More »

Analisis Stakeholder: Siapa Terlibat dan Terpengaruh?

Kebijakan publik tidak terjadi dalam ruang hampa. Analisis stakeholder membantu mengidentifikasi siapa saja pihak yang mendukung, menolak, atau terdampak oleh kebijakan. Dengan mengenal posisi dan kepentingan masing-masing, perumus kebijakan bisa menyusun strategi komunikasi, kolaborasi, atau mitigasi risiko sosial-politik yang lebih tepat.

Analisis Stakeholder: Siapa Terlibat dan Terpengaruh? Read More »

Cost-Benefit Analysis (CBA): Menilai Untung-Rugi Kebijakan

CBA adalah metode untuk membandingkan total manfaat dan biaya dari suatu kebijakan. Setiap alternatif dianalisis dari sisi dampak ekonominya, baik yang langsung maupun tidak langsung. Tujuannya: memastikan sumber daya publik digunakan seefisien mungkin. Jika manfaat lebih besar dari biaya, maka kebijakan layak dipertimbangkan. CBA cocok digunakan saat ada beberapa opsi kebijakan dengan konsekuensi finansial yang

Cost-Benefit Analysis (CBA): Menilai Untung-Rugi Kebijakan Read More »